Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep-konsep dasar fikih siyasah, mulai dari sejarah pemikiran politik Islam, sistem ketatanegaraan, kepemimpinan, lembaga negara, hak asasi manusia, hubungan internasional, hingga berbagai isu politik Islam kontemporer. Penyajian materi mengintegrasikan dalil-dalil Al-Qur'an dan hadis, pemikiran para ulama, serta analisis terhadap perkembangan sistem politik modern sehingga diharapkan mampu menjadi referensi akademik yang relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, maupun masyarakat luas.
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI vi
BAB I PENGANTAR DAN HAKIKAT FIKIH SIYASAH 1
A. Pengertian, Ruang Lingkup, dan Objek Kajian Fikih Siyasah 1
B. Sumber-Sumber Hukum dan Metodologi Istinbat Siyasah 5
C. Hubungan Fikih Siyasah dengan Ilmu Politik Modern 11
D. Urgensi dan Manfaat Mempelajari Fikih Siyasah dalam Konteks Kontemporer 16
BAB II SEJARAH PERKEMBANGAN PEMIKIRAN POLITIK ISLAM 22
A. Praktik Politik pada Masa Rasulullah SAW (Piagam Madinah) 22
B. Dinamika Siyasah pada Masa Khulafaur Rasyidin 27
C. Pemikiran Pemimpin dan Filosof Muslim Klasik 32
D. Transformasi Pemikiran Politik Islam di Era Modern dan Kontemporer 37
BAB III SIYASAH DUSTURIYAH (HUKUM TATA NEGARA DAN KONSTITUSI) 44
A. Pengertian Siyasah Dusturiyah, Ruang Lingkup Siyasah Dusturiyah dan Karakteristik Siyasah Dusturiyah 44
B. Konsep Konstitusi (Al-Dustur) dalam Pandangan Islam 48
C. Prinsip-Prinsip Pembuatan Undang-Undang dalam Syariat 53
D. Batasan Kekuasaan Negara dan Hak Pembatasan Kekuasaan 57
BAB IV KHILAFAH, IMAMAH, DAN KONSEP KEPALA NEGARA 62
A.Hakikat, Teori, dan Hukum Menegakkan Imamah/Khilafah 62
B. Syarat-Syarat, Kriteria, dan Mekanisme Pemilihan Kepala Negara (Al-Imam) 66
C. Hak, Kewajiban, dan Otoritas Kepala Negara dalam Islam 70
D. Mekanisme Pemberhentian (Pemakzulan) Kepala Negara Menurut Fikih 74
BAB V PRINSIP-PRINSIP DASAR SISTEM POLITIK ISLAM 80
A. Konsep Kedaulatan Tertinggi (Hakimiyah) dan Kekhalifahan Manusia 80
B. Prinsip Musyawarah (Syura) dan Implementasinya dalam Pemerintahan 83
C. Keadilan ('Adalah) dan Persamaan (Musawah) di Hadapan Hukum 86
D. Kebebasan (Al-Hurriyah) yang Bertanggung Jawab dalam Islam 89
BAB VI LEMBAGA LEGISLATIF (AHLUL HALLI WAL 'AQDI) DAN SYURA 92
A. Konsep, Kedudukan, dan Fungsi Ahlul Halli wal 'Aqdi 92
B. Syarat Menjadi Anggota Majelis Syura/Lembaga Legislatif Islam 94
C. Hubungan Antara Majelis Syura dengan Kepala Negara 97
D. Penerapan Konsep Syura dalam Sistem Parlemen Modern 100
BAB VII SIYASAH QADHAIYAH (SISTEM PERADILAN ISLAM) 104
A. Kedudukan, Ruang Lingkup, dan Kemandirian Lembaga Peradilan (Al-Qadha) 104
B. Syarat, Etika, dan Pemberhentian Hakim (Al-Qadhi) 107
C. Struktur Peradilan dalam Islam: Wilayatul Mazhalim dan Wilayatur Hisbah 110
D. Penegakan Supremasi Hukum dan Perlindungan Hak Saksi serta Terdakwa 113
BAB VIII SIYASAH MALIYAH (SISTEM EKONOMI POLITIK DAN KEUANGAN NEGARA) 117
A. Filosofi dan Ruang Lingkup Siyasah Maliyah dalam Islam 117
B. Sumber Pendapatan Negara (Zakat, Infak, Sedekah, Jizyah, Kharaj, dan Ghanimah) 120
C. Manajemen Kas Negara (Baitul Mal) dan Kebijakan Alokasi Anggaran 123
D. Kebijakan Ekonomi Fiskal Islam dalam Mengatasi Kesenjangan Sosial 126
BAB IX HAK ASASI MANUSIA (HAM) DAN URUSAN KEWARGANEGARAAN 130
A. Konsep Hak Asasi Manusia dalam Islam (Maqashid Syariah) 130
B. Status Kewarganegaraan: Muslim dan Non-Muslim (Dzimmi, Mu'ahad, Musta'min) 133
C. Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Sistem Politik Islam 136
D. Jaminan Kebebasan Beragama dan Hak-Hak Minoritas di Negara Islam 139
BAB X SIYASAH KHARIJIYAH (POLITIK LUAR NEGERI DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL) 143
A. Prinsip Dasar Hubungan Internasional dalam Islam (Damai vs Perang) 143
B. Kedudukan Pembagian Wilayah Hukum: Dar Al-Islam, Dar Al-Harb, dan Dar Al-Ahd 146
C. Hukum Diplomatik Islam: Peran, Hak, dan Etika Utusan Luar Negeri (Sufara) 149
D. Implementasi Siyasah Kharijiyah dalam Lembaga Internasional Kontemporer 152
BAB XI SIYASAH DAULIYAH (HUKUM PERJANJIAN INTERNASIONAL
DAN PERANG) 156
A. Konsep, Syarat, dan Pembatalan Perjanjian Internasional (Al-Mu'ahadat) 156
B. Etika, Aturan, dan Batasan Perang (Jihad) dalam Fikih Siyasah 159
C. Perlindungan Hak Tawanan Perang, Wanita, Anak-anak, dan Lingkungan saat Konflik 162
D. Mekanisme Penyelesaian Sengketa Antarnegara Secara Damai 165
BAB XII KONSEP OPOSISI, KRITIK, DAN SUKSESI KEKUASAAN 169
A. Hak Mengkritik Pemerintah (Amar Ma'ruf Nahi Munkar) dan Etikanya 169
B. Kedudukan dan Batasan Gerakan Oposisi dalam Pemerintahan Islam 172
C. Fenomena Pembangkangan Politik (Al-Bughat) dan Penanganannya menurut Syariat 175
D. Regulasi dan Proses Suksesi Kepemimpinan demi Stabilitas Negara 178
BAB XIII DEMOKRASI, PEMILU, DAN PARTAI POLITIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM 182
A. Titik Temu dan Perbedaan Antara Sistem Demokrasi dan Sistem Syura 182
B. Hukum dan Pandangan Ulama Terhadap Partisipasi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 185
C. Eksistensi dan Peran Partai Politik dalam Mengawal Pemerintahan 188
D. Fikih Pemilu: Larangan Politik Uang, Kampanye Hitam, dan Kecurangan Politik 192
BAB XIV ISU-ISU KONTEMPORER FIKIH SIYASAH DI ERA GLOBALISASI 195
A. Konsep Nation-State (Negara-Bangsa) dan Relevansinya dengan Islam Kontemporer 195
B. Kepemimpinan Wanita dan Non-Muslim dalam Pemerintahan Modern 198
C. Tantangan Radikalisme, Terorisme, dan Komodifikasi Agama dalam Politik 201
D. Integrasi Nilai Fikih Siyasah dalam Sistem Pemerintahan Sipil Modern (Good Governance) 205
DAFTAR PUSTAKA 209